Halu Koji 1696

September 29, 2024
Beans Halu Koji 1696 Space Roastery

Nggak butuh waktu lama untuk saya tertarik sama biji kopi dari Space Roastery yang satu ini. Pas lihat rilisnya di Instagram mereka, saya langsung nyeletuk "lha, kok lucu?!"

Biji kopi ini dikemas di dalam botol khas seperti minuman sake. Meskipun begitu, serial biji kopi eksperimental ini sourcing-nya single origin 100% di Gununghalu, Jawa Barat. Nama "Koji"-nya sendiri berasal dari jamur Koji (Aspergillus oryzae) yang kalau di Jepang biasa dipakai untuk fermentasi. Yes, itu dia yang bikin Halu Koji 1696 ini punya rasa yang cukup funky.

Terus 1696-nya apa? Ini tuh tahun saat pertama kali kopi diperkenalkan di area tempat biji kopi ini dipanen—Gununghalu.

Tang, kok kamu tau sejarahnya?

Lha wong ada di belakang kemasan. Baca makanya!

Anyway, untuk rasa sendiri Halu Koji 1696 ini lumayan bikin saya kaget pas duduk di lidah. Tapi setelah beberapa detik, mulai terbiasa dan oh ternyata segar kok.

Lama-lama terasa manis dan kalau ditaruh di pangkal lidah sambil dicari aromanya, muncul rasa malt khas seperti yang ada di bir. (Yes, daripada soju atau sake, di saya lebih terasa seperti bir pilsner).

Oh ya, di kata pengantar packagingnya ditulis: Drink with an open mind because this coffee is very experimental, try at your own risk. Jadi langsung aja kita seduh.

Karena kebayang rasanya bakal funky, saya langsung pilih untuk setduh pakai metode Japanese Iced Coffee.

Kurang lebih seperti ini detail setduh-nya:

  • Es batu 150gr
  • Air 150gr
  • Biji kopi 20gr, giling medium (Timemore Chestnut C3 13 Clicks)
  • Pour 1—Bloom: 45gr | 00.00–00.40
  • Pour 2: 45gr | 00.40–01.20
  • Pour 3: 60gr | 01.20–02.30

Saat ini biji kopi Halu Koji 1696 sudah sold out. Tapi kalau kamu mau coba, boleh nih saya masih ada beberapa kali setduh. Tahu harus reach saya lewat mana, kan? Hehe

Article written by lintangnoviantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *